Pungutan di SMK 4 Banjarmasin Dikeluhkan

Banjarmasin, KP – Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang disediakan pemerintah ternyata belum mampu mendongkrak mutu dan layanan pendidikan. Terbukti, biaya dan pungutan di sekolah masih banyak. Orang tua murid, terutama dari keluarga miskin, masih terbebani.
Hal ini terungkap dalam hasil temuan LSM Sangsi Borneo Arif Furkon setelah melakukan investigasi bersama lembaga mitra ternyata berhasil menemukan SMK 4 Banjarmasin yang berlokasi di Jalan Kayu Tangi melakukan pungutan sebesar Rp2 juta/siswa.
Hasil temuan ini mengungkapkan biaya pendidikan yang harus dikeluarkan orang tua murid masih tetap tinggi. Hal ini terjadi karena pengelola sekolah masih melakukan pungutan dan setidaknya ada 3 jenis jenis pungutan yang dilakukan sekolah.
Pungutan yang dibebankan siswa sebesar Rp2 juta, jenis pungutan uang pratek sekolah dan para siswa juga dipungut uang wajib sebesar Rp85 rubi untuk kelas tiga, Rp90 ribu untuk kelas 2, dan Rp100 ribu untuk pungutan kelas satu yang wajib dibayar selama empat bulan berjalan dan pungutan sebesar Rp1 juta yang merupakan iuran pendidikan penunjang.
Bahkan agar pungutan mereka tak dikenakan masalah mereka juga meminta bahwa pungutannya tersebut seolah-olah dilegitimasi pihak komite sekolah. Hal ini tentu saja sangat memberatkan para pelajar yang saat ini mereka memang merasa terbebani.
Besar dan banyaknya pungutan ini,  tidak disertai pertanggungjawaban sekolah kepada orang tua murid. Bahkan mereka hanya mencatat pungutan uang pesta ujian akhir atau uang SPP yang ada pertanggung jawaban pada orang tua murid.
Selain itu, fasilitas dan sarana sekolah dasar (SD) juga merupakan poin yang paling banyak dikeluhkan orang tua murid. Karena pada umumnya dari responden bahkan mengeluhkan buruknya fasilitas toilet atau kamar mandi.
Wakil Kepala Sekolah  Dra Hj Rosidah mengatakan pungutan yang dilakukan ini juga merupakan hasil kesepakatan para orang tua yang diketahui komite sekolah, sehingga untuk iuran pembayarannya pun sudah mulai diterima.
Karena itu, ujar Rosidah, masahah ini bukan pungutan liar tetapi merupakan bantuan hasil kesepakatan dan bukan untuk kantong para guru tetapi semua ini dilakukan untuk kelancaran operasional sekolah.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin Isnaini SE sangat menyayangkan jika ada pungutan yang sampai meresahkan masyarakat. Pasalnya, hal ini tidak boleh karena bagaimanapun bentuk pungutan ini harus dijelaskan kepada seluruh masyarakat jika memang ada mendesak dan cukup penting tidak ada yang merasa keberatan tentu saja syah-syah saja.
Tetapi, lanjutnya, jika pungutan ini kurang mendapatkan dukungan tentu saja pihak sekolah harus segera menghentikan, karena bagaimanapun juga siswa tak boleh dibebani pungutan yang memberatkan siswa-siswi maupun orang tua siswa yang memang saat ini memang kondisi ekonominya sangat berat.(vin)

About these ads

~ oleh Narti Kalimantan Post pada Oktober 29, 2008.

7 Tanggapan to “Pungutan di SMK 4 Banjarmasin Dikeluhkan”

  1. Ass. Wr. Wb. Pak…..utawi Buk….Pengelola SIJAKA, pundi wartane bab sijaka kok mboten wonten wartanipun utawi ulasan kegiatan engkang sampun sampun, engkang badhe di ayahi ?. Selajenge kulo tenggo wartone utawi dikirim wonten email kulo. Suwun Wassalam

  2. downloud sendiri saja bagaimana kalau mau beritanya, ini hanya forum silaturahmi saja, jadi kalau ada yang kurang akan ditambah dan jika kurang berkenan seputenipun maturnuwun dikunjungi

  3. itu bukan pungutan yang ngk jelas tp itu untuk niaya praktik ….

  4. Jgn tp Latih pnk…
    unda Mauk mmbaca………………
    Jgn tp bnyk sumbngn…
    Aws nywa…

  5. Kalo Praktek Tetep Bawa bahan sendiri, pake uang sendiri. . .
    Dana Bantuan Rp.100.000.000 dari Bp. Wapres dikemanakan?

    Kalo Magang / Parekrin tetep bayar Uang Sekolah. . .
    Nah lo?
    emang kita make sekolahnya pas magang?

    Dasar kepala Lo Semua Isinya Duit ga Mikirin Murid!

  6. anjing buat yg minta pungutan di sekolah.
    ku doain matinya gak terima bumi.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: